| Unjuk rasa di Kerinci berakhir rusuh |
|
|
|
| Ditulis oleh polisiana | |||||
| Selasa, 23 Desember 2008 00:00 | |||||
|
Polisiana – Senin (22/12) mulai pukul 13.00 Wib dilaksanakan sidang Paripurna DPRD Kab Kerinci membahas kebijakan RAPBD th 2009 dan PPAS th 2009 di gedung Umah Uhang Empat Jenis, diluar Gedung Gabungan LSM GEMPUR (Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat) dengan masyarakat kecamatan air hangat, kecamatan pesisir bukit, kecamatan hamparan rawang dan kelurahan pondok tinggi sungai penuh melakukan unjuk rasa. Gabungan masyarakat itu menuntut kepada anggota DPRD Kab Kerinci yang sedang rapat itu agar Bupati Kerinci H. Fauzi SI’in mundur dari jabatannya, mengusut tuntas dugaan korupsi serta kroninya, supaya bupati kerinci memberikan hak rakyat dan juga hak para pegawai negeri sipil serta menuntut supaya ditegakkannya demokrasi dan keadilan. Dengan adanya tuntutan para pengunjuk rasa anggota DPRD Kab kerinci menerima para perwakilan sebanyak 8 orang diantaranya: saiful roswandi, fesdamon, nurzal hadi, nani efendi , santi oktavia, yusni, yeni dan dendi defriawan yg diterima langsung oleh ketua DPRD kab Kerinci An H Asrul Madin SE. Setelah perwakilan tersebut diterima maka diadakan dialog antara perwakilan pengujuk rasa dengan anggota DPRD Kab yg dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kab Kerinci, dari dialog tersebut para perwakilan pengunjuk rasa langsung menyampaikan tuntutannya namun para perwakilan pengunjuk rasa merasa bahwa anggota DPRD Kab kerinci kurang menanggapi tuntutannya sehingga langsung meninggalkan ruang rapat dengan mengatakan agar DPRD Kab kerinci segera melakukan sidang istimewa ttg pemberhentian Bupati Kerinci H. Fauzi SI’in dan menunggu hasil sidang istimewa tsb Dengan keluarnya perwakilan unjuk rasa tersebut, massa yang berada diluar gedung dapat ditenangkan dengan menunggu hasil Sidang Istimewa Anggota DPRD Kab kerinci, namun setelah ditunggu beberapa jam belum ada jawaban atas tuntutannya, para pengunjuk rasa semakin bertambah dengan datangnya massa dari kel pondok tinggi kec sungai penuh langsung bertindak anarkhis dengan melempari gedung dengan batu dan akibat aksi tersebut massa semakin brutal dengan merusak fasilitas gedung dan merusak mobil dinas Pemda Kerinci. Akibat kejadian unras tersebut para pengunjuk rasa berhasil memaksa para Anggota DPRD Kab kerinci untuk membuat surat pernyataan tentang pemberhentian Bupati Kerinci yang berisikan sebagai berikut: “Berdasarkan tuntutan masyarakat dalam situasi yang sangat sulit maka kami anggota DPRD Kab kerinci meminta kepada saudara Bupati Kerinci An H Fauzi Siin agar mengundurkan diri pada hari ini senin tgl 22 des 2008 juga diperkuat oleh 7 fraksi yg duduk di DPRD kab Kerinci An. Fraksi PBB, ditandatangani oleh Mirzal Yahya, Fraksi PKPB ditandatangani oleh H Iliyas Adnan, Fraksi PPP ditandatangani oleh Yalmaris, Fraksi Golkar ditandatangani oleh M Tabril Dahlan dan Fraksi Amanah Reformaasi ditandatangani oleh Ruslan Bk yang diketahui oleh Ketua DPRD kab Kerinci H Nasrun Madin Se dan Wakil Ketua DPRD Kab Kerinci H Zet Arifin Adnan. Dengan ditandatangani surat pernyataan tersebut para pengunjuk rasa membubarkan diri sambil menjarah fasilitas gedung umah uhang empat jenis pd pukul 16.30 wib. Akibat rusuh massa tersebut kerugian materiil yang terdata pihak kepolisian yaitu:
Dengan kejadian tersebut Kabid Humas Polda Jambi AKBP Syamsudin Lubis menerangkan bahwa Polres Kerinci telah mengambil langkah-langkah diantaranya mengundang tua tengganai, toga, todat dan tokoh pemuda Kel Pondok Tinggi, Dusun Baru Sungai Penuh dan desa sungai penuh yg berjumlah 15 orang. juga dihadiri oleh DANDIM 0417 KRC, KABAG OPS KMA KABAG BINA MITRA Polres Kerinci dan KABAG MIN Polres Kerinci Kerinci, Dari hasil pertemuan tsb disepakati hal-hal sebagai berikut :
Only registered users can write comments!
Powered by !JoomlaComment 3.26
3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved." |
Profile Polda Jambi














